1. Sumber Daya Mangan dan Dasar Pemisahan Gravitasi
Sekitar 90% mangan yang diproduksi di seluruh dunia (termasuk ferromangan, silikomangan, mangan logam, dan bijih mangan bermutu tinggi) digunakan dalam industri pembuatan baja. Sisanya digunakan dalam industri ringan (seperti baterai kering), serta di sektor kimia dan pertanian.
Dalam produksi praktis, bijih mangan terutama terdapat dalam dua bentuk: bijih mangan oksida dan bijih mangan karbonat.
* Bijih mangan oksida
Jenis ini terutama mencakup pirolusit dan psilomelan, dengan kepadatan yang umumnya berkisar dari 4,300 hingga 5,200kg/m³Bijih semacam itu umumnya ditemukan di zona pelapukan atau pelindian. Bijih ini biasanya memiliki struktur yang longgar, kandungan lempung yang tinggi, dan menunjukkan distribusi ukuran partikel yang kompleks.
*Bijih mangan karbonat
Diwakili oleh rhodochrosite, dengan kepadatan sekitar 3,300 hingga 3,700kg/m³Bijih-bijih ini biasanya merupakan endapan primer, dengan zona mangan oksida sering kali terbentuk di bagian atas yang mengalami pelapukan.
Perbedaan densitas yang signifikan antara mineral mangan dan mineral pengotor seperti kuarsa dan lempung memberikan dasar fisik yang kuat untuk penerapan pemisahan gravitasi . Oleh karena itu, dalam pengolahan mangan, pemisahan gravitasi umumnya diperkenalkan sebagai metode peningkatan utama setelah pencucian dan klasifikasi, dan sering dikombinasikan dengan pemisahan magnetik atau pemisahan media padat.

2. Contoh Khas Pemisahan Gravitasi Bijih Mangan Oksida
Mengambil contoh tambang mangan di Fujian, bijihnya didominasi oleh mangan oksida dan diolah menggunakan alur kerja pencucian–penyaringan–pemisahan–pemisahan magnetik intensitas tinggi.
- Setelah melalui proses pencucian dan penyaringan intensif, 30 – 3 mm fraksi ukuran diperlakukan oleh sebuah Jig kasar AM-30 mesin untuk peningkatan awal;
- Sisa hasil jig dari fraksi 30–3 mm dan –3 mm pecahan digiling menjadi –1 mm di dalam pabrik batang;
- Produk yang telah digiling kemudian diproses oleh sebuah pemisah magnetik intensitas tinggi untuk memulihkan mineral mangan halus.
Indikator kinerja keseluruhan adalah sebagai berikut: Kadar bahan baku: 20.60% Mn; kadar konsentrat: 41.53% Mn; tingkat pemulihan: 78%.
Diagram alir ini menunjukkan peran pengadukan (jigging) dalam pemisahan gravitasi bijih mangan oksida berukuran sedang, sementara pemisahan magnetik digunakan untuk memulihkan partikel halus dan meningkatkan perolehan secara keseluruhan.

3. Praktik Pemisahan Gravitasi Bijih Mangan Oksida dalam Beberapa Proyek Luar Negeri
Di wilayah dengan sumber daya mangan yang menguntungkan, khususnya di mana bijih mangan oksida memiliki struktur mineral yang relatif sederhana, alur proses pengolahan masih sebagian besar didasarkan pada pencucian dan pemisahan gravitasi.
Mengambil contoh tambang mangan oksida di Afrika Selatan, proses yang diadopsi meliputi:
- Hidrosiklon untuk menghilangkan lumpur;
- Mesin cuci spiral (pemisah gravitasi spiral) untuk pemisahan bijih mangan halus.
Melalui proses ini, konsentrat mangan yang mengandung sekitar 40% MnO₂ diperoleh dari tailing halus dengan kandungan MnO₂ awal sekitar 20% , sehingga tercapai pemanfaatan kembali sumber daya tailing secara efektif.

4. Nilai Keseluruhan Pemisahan Gravitasi dalam Pengolahan Mangan
- Efektif sebagai metode pra-konsentrasi, secara signifikan mengurangi volume material sebelum pemisahan magnetik atau peleburan;
- Kemampuan beradaptasi yang kuat sesuai dengan karakteristik bijih, terutama cocok untuk bijih mangan yang lapuk dan kaya lempung;
- Konfigurasi proses yang fleksibel, memungkinkan kombinasi dengan pencucian, pemisahan magnetik, dan pemisahan media padat;
- Kinerja ekonomi yang baik, yang memiliki biaya operasional rendah dan perawatan peralatan yang relatif sederhana.
Dalam desain diagram alir pengolahan mangan, pengenalan yang rasional dari peralatan pemisahan gravitasi seperti jigging, pemisahan media padat, atau lainnya dapat meningkatkan kadar konsentrat dan perolehan keseluruhan tanpa peningkatan yang signifikan dalam biaya modal atau operasional.
5. Kesimpulan
Sebagai perusahaan yang sejak lama berfokus pada teknologi dan peralatan pengolahan mineral berbasis gravitasi, Forui telah mengumpulkan pengalaman teknik yang luas dalam pengolahan bijih mangan. Berdasarkan karakteristik bijih, Forui mampu menyediakan pemilihan peralatan yang tepat sasaran dan dukungan teknis untuk membantu proyek pengolahan mangan mencapai hasil operasi yang stabil dan efisien.





